Belajar di Universitas Tohoku, kenapa tidak?

  • Post author:
  • Post category:Berita

hesky-senpai

Tamu istimewa mendatangi jurusan Fisika Universitas Brawijaya hari ini. Betul, pada kesempatan kali ini merupakan kunjungan pertama kalinya dari Saito-sensei seorang profesor di Universitas Tohoku yang mendalami bidang Nanoscience ke Universitas Brawijaya. Sesi pada kuliah umum ini terbagi menjadi dua sesi (1) Pengenalan IGPAS (International Graduate Program for Advanced Science) dan (2) Nanosciences and Its Application.
“Sendai, merupakan salah satu kota besar yang biaya hidupnya lebih terjangkau dibanding kota-kota besar lainnya” ucap Saito-sensei ketika menyampaikan pengenalan mengenai lokasi Tohoku University. Sebagai 3 besar universitas terfavorit di negeri Sakura tersebut, level Universitas Tohoku juga sangat baik di dunia. Menurut ISI Essential Science pada tahun 2011, terbukti Tohoku University menjadi rujukan rangking 3 di internasional pada bidang Material Science dan  peringkat 12 di dunia untuk bidang Fisika.
Kuliah tamu berjalan cukup ramai. Ruang Fisika I (RF I) dipadati tidak hanya mahasiswa S-1 jurusan Fisika namun juga mahasiswa S-2 internasional, mahasiswa jurusan lain di Universitas Brawijaya, dan juga mahasiswa dari Universitas Jember. Respon aktif ditunjukkan peserta ketika sesi tanya jawab oleh Hesky Hasdeo, alumni mahasiswa Fisika yang melanjutkan S-2 di Tohoku University bersama supervisornya, Saito-sensei.
Bagaimana mengajukan aplikasi IGPAS? IGPAS sudah dibuka pada tanggal 19 November hingga 7 Desember 2012. Tahap pertama adalah melakukan kontak dengan profesor di bidang Advanced Science yaitu (1) Physics Department, (2) Biology Department, (3) Earth Science Department, (4) Chemistry Department, (5) Geophysics Department, dan (6) Astronomy Department.  Setelah mendapatkan supervisor maka langkah kemudian adalah mengisi formulir Pre-Application  dan melengkapi berkas-berkas yang disyaratkan. Semua berkas paling akhir diterima IGPAS Admissions Office pada tanggal 7 Desember 2012.
Sesi kedua kemudian dimulai materi Carbon nanotubes oleh Saito-sensei. Hal menarik yang disampaikan adalah Carbon nanotubes sangat bermanfaat bagi pengembangan teknologi.Smartphones, long lifetime battery, dan peralatan yang hemat energi merupakan tujuan utama dari penelitian Saito-sensei. Sesi yang menarik ini kemudian ditutup dengan tanya jawab mengenaiCarbon nanotubes tepat pada pukul 12.00 WIB. Work hard, Study Hard, Pray Hard. Inilah yang ditekankan Hesky-san dan Saito-sensei jika ingin belajar di Tohoku University. Anda sepakat? (cuw)